abdullohaja@gmail.com

Sunday, January 6, 2013

SENDIRI TANPA KEHADIRAN MU



SENDIRI TANPA KEHADIRAN MU

Dinginnya angin malam yang setia menemani ku
 Sambil termenung aku memikirkan akan dirimu yang saat ini tak lagi bersamaku
Telah kutabur benih-benih cinta, kusiram setiap saat dengan kasih sayang, dan kupupuk dengan penuh perhatian dan ketulusan
Sungguh sangat disayangkan, hama datang tak diundang memakan pucuk benih-benih cinta yang ku dambakan
 Aku tak habis pikir kenapa kisah kita begitu cepat berlalu tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu
Semua kenangan yang kita lewati telah berlalu dan tak mungkin akan seperti hari kemarin
Seikat janji dan seuntai harapan hanyutlah sedah terbawa arus keputusan yang menyedihkan
Yang membuat kita menjadi tak peduli satu sama lain,
Saling menyalahkan, saling menuduh, saling mempertahankan keegoisan, tak ada keterbukaan satu sama lain diantara kita, itu yang menyebabkan kita tidak sepaham dan  tak sejalan
Engkau bilang pada ku bahwa dirmu tak pantas buat ku, apakah kamu sadar apa yang kamu ucapkan, tak ada air laut yang mengatakan bahwa dirinya asin
Semua ucapan yang kamu lontarkan bukan membuat diriku rela akan kehilangan dirimu justru membuat aku semakin tak sanggup jika melangkah tanpa kehadiranmu disisiku
Aku berharap engkau datang malam ini menemaniku meski hanya 1 menit bersama bayanganmu.



No comments:

Post a Comment